Rabu, 22 Februari 2012

Sayangilah Ayah

Sayangilah Ayah

--------

Dari kejauhan ayah melambaikan tangan mengantarkan kepergian dirinya. Tiba-tiba air matanya mengalir. Masih terngiang ucapan ibu ditelinganya, "Sayangilah Ayah!" Terbayang sewaktu kecil selalu digendong ayah. Pernah pipis dibahu ayah. Ayah malah tertawa berdua berlarian. Namun kenangan begitu indah cepat berlalu. Dalam setahun hanya dua kali pulang. Disaat lebaran atau pas liburan panjang. Beberapa bulan kemudian dikabarkan ayahnya telah meninggal dunia. Ketika pulang ayah sudah terbaring menghadap kehadirat Ilahi Robbi. "Saya kehilangan sosok ayah yang begitu sangat kagumi Mas.." tuturnya di Rumah Amalia. Air matanya mengalir, hatinya sakit bila mengenang ayah yang begitu sangat dicintainya.

Sahabatku, didalam hidup ini selalu saja penyesalan datangnya terlambat. Kita selalu merasa ingin membahagiakan ayah dan ibu, bila memang masih ada kesempatan untuk membahagiakan maka bahagiakan kedua orang tua kita. sebelum semuanya terlambat. Tidak ada lagi kesempatan untuk membahagiakan keduanya orang tua kita.

--
Sahabatku, yuk..aminkan doa ini untuk kedua orang kita. "Ya Allah, ampunilah dosa kami & dosa kedua orang tua kami. masih terbayang air mata ibu yang mengalir & rintihannya disetiap malam ketika berdoa memohon kepadaMu untuk kebahagiaan kami, anaknya. Sayangilah Ibu & ayah kami sebagaimana beliau meyayangi kami sewaktu kecil. Ya Allah, Muliakanlah mereka, tiada pernah kami sanggup menggantikan setiap tetes air mata ibu & keringat ayah."

Wassalam,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan di icip dan dikoment dengan bahasa yang sopan tapi nyentrik

Advertisement

About

Labels