Rabu, 27 Juni 2012

Awas Bahaya Minum Air Sambil Berdiri

Sangat pentingnya cairan bagi manusia, maka tubuh kita harus selalu dipenuhi kebutuhan akan cairannya. Salah satu cairan yang penting bagi tubuh tentunya adalah air putih. Meskipun hanya sekedar minum air putih, tapi manfaat yang dibawa dari mengkonsumsi air putih secara cukup ternyata banyak juga lho.

Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga anda akan terhindar dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Selain itu pembakaran kalori juga akan berjalan efisien dan tubuh otomatis lebih ideal.
Namun banyak kebiasaan-kebiasaan yang tidak kita sadari ternyata membuat bahaya pada tubuh. Seperti misalnya minum air putih sambil berdiri. Air minum yang masuk dengan cara minum sambil duduk akan disaring oleh sfringer.
Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos- pos penyaringan yang berada di ginjal.
Lalu apa akibatnya jika kita minum sambil berdiri maka air yang kita minum tanpa disaring lagi langsung menuju kandung kemih. Jika air langsung menuju kandung kemih maka terjadi pengendapan di saluran ureter.
Dikarenakan banyak limbah-limbah yang tertinggal didalam ureter maka inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Hal itu merupakan penyakit ginjal yang berbahaya.
Cara mengatasinya cukup mudah yaitu biasakan minum sambil duduk dan biasakan minum air putih tidak terburu-buru

8 komentar:

  1. Lho ???? Ini kan mirip kaya template blog saya sebelumnya di memoryjacksonabi.blogspot.com

    BalasHapus
  2. wahh..betulkah gan??
    tetap berkarya saja sob

    BalasHapus
  3. @kumpulan link: sama-sama gan, thnks sudah berkunjung...kunjungan balik akan segera meluncur..:)

    BalasHapus
  4. Makasih mas Buat Infonya .

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mas..semoga bermanfaat..thnks sudah berkunjung mas

      Hapus

silahkan di icip dan dikoment dengan bahasa yang sopan tapi nyentrik

Advertisement

About

Labels